BILOKS DAN REDOKS

2 11 2009

BILANGAN OKSIDASI DAN REDOKS

 

OKSIDASI

REDUKSI

Penggabungan Oksigen (O di pereaksi)

C + O2 –> CO2

Pengurangan/pelepasan Oksigen (O di hasil reaksi)

CO2 –> C + O2

Pelepasan Elektron (e di hasil reaksi)

Na –> Na+ + e

Penangkapan/penggagungan elektron (e di pereaksi)

Cl2 + 2e –> 2Cl

Kenaikan Bilangan Oksidasi

Penurunan Bilangan Oksidasi

 

Mol elektron yang menyertai reaksi = Perub.Biloks x jumlah atom

 OKSIDATOR

  • Zat yang mengalami reduksi
  • Lebih mudah menangkap elektron

REDUKTOR

  • Zat yang mengalami oksidasi
  • Lebih mudah melepas elektron

  

ATURAN BILOKS (CARA MENENTUKAN BILANGAN OKSIDASI)

  1. Bilangan oksidasi unsur bebas (monoatomik, diatomik, atau poliatomik) sama dengan 0 (nol). Misalnya : bilangan oksidasi Na, Mg, Fe, O, Cl2, H2, P4 dan S8 = 0
  2. Bilangan oksidasi unsur H dalam senyawa = +1, kecuali pada senyawa hidrida =  –1 (misalnya : NaH)
  3. Bilangan oksidasi unsur O dalam senywa = –2, kecuali pada senyawa peroksida = –1  (misalnya : Na2O2, H2O2, BaO2), dan pada senyawa oksifluorida (OF2) = +2
  4. Bilangan oksidasi unsur logam dalam senyawa selalu positif dan nilainya sama dengan valensi logam tersebut. ( Misalnya : Biloks logam gol.IA= +1, gol.IIA=+2, gol.IIIA=+3)
  5. Bilangan oksidasi unsur golongan VIIA dalam senyawa = –1
  6. Bilangan oksidasi unsur dalam bentuk ion tunggal sama dengan muatannya. (Misalnya Biloks Na pada Na+= +1, Cl pada Cl=–1, Mg pada Mg2+=+2)
  7. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam suatu senyawa sama dengan 0 (nol), Misalnya :

Biloks S pada H2SO4 ditentukan dengan cara :

                                                                    H2SO4        = 0

                        ( 2 x biloks H) + S + (4 x biloks O)        = 0

                                       ( 2 X 1) + S + (4 X (-2) )        = 0

                                                                2 + S – 8        = 0

                                                                            S        = 8 – 2

                                                                            S        = +6

  1. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam suatu ion poliatom sama dengan muatannya. Misalnya :

Biloks Cr pada Cr2O72-

                                                                 Cr2O72-    =    –2 

                                           Cr2 + ( 7 x biloks O )    =    –2

                                                  Cr2 + ( 7 x (-2) )    =    –2

                                                               Cr2 – 14    =    –2

                                                                      Cr2    =    14 – 2

                                                                        Cr    =    12 / 2

                                                                        Cr    = +6

 

Iklan

Aksi

Information

23 responses

15 09 2013
dyon g-monster

thanks pak,berguna sekali kata2 tu buat ilmu saya pak
trima kasih pak

15 07 2012
sensen

ngebantu bgt nih
sukses selalu deh buat yg punya/bikin artikel 🙂

19 06 2012
Mintz Bertanya

kalo bisa di kasi latian + penyelesaiannya ^_^ 🙂

2 07 2012
azhar

di perbanyak dong latihanya,,,,, he he he

6 06 2012
FieRbOyzzz IT_Climate

Pak kenapa CaCl2 biloksnya yang Ca = +2 sedangkan Cl = -1

7 06 2012
esdipangganti

CaCl2 –> Ca2+ + 2Cl-,
Cl kan nomor atomnya 17, berarti kekurangan 1 elektron untuk membentuk konfigurasi stabil (Oktet) sehingga Cl bermuatan -1, indeksnya kan 2 kalau terurai akan jadi koefisien 2, sehingga ditulis 2Cl-. kalau dikali koefisennya muatannya akan menjadi -2. kalau Ca tidak muatannya 2+ maka CaCl2 menjadi bermuatan elektron donk,… seharusnya tidak bermuatan. kasus ini sama dengan mislnya SnCl4 –> Sn4+ + 4Cl-

22 04 2012
Hafsoh Syahidah Hz

ringkas banget.. 🙂 like banget pokoknya 🙂 makasih ya bapak yang belum saya kenal.. 🙂 hehe

3 06 2012
Syahidah's boss

goblok

15 09 2013
dyon g-monster

kau yg goblok kurang ajar

31 03 2012
Arham

Terimakasih pak Infonya…..
Semoga mendapat pahala dari yang di atas…
Semoga ini bisa bermanfaat untuk kita semua…

27 03 2012
patrick davis

pusing pak kasih teknik memahami cpat dong

3 06 2012
Patrick star

pusing? minum obat dongg

4 03 2012
Chandra

Biloks N dalam NH4NO3…maksutnya apa pak…??

4 03 2012
Resty ingin tahu

Gimana sih caranya ikut komunitas kimia SMA?
Pengen ikut dong

29 02 2012
helpman laia

tks y pak,

19 02 2012
G.A Sandra

Terima kasih banyak! useful article!

8 12 2011
iffa

bagaimana jika Cu + No3 –> Cu2+ + H2O + No2

cara mencari biloksnya

29 08 2012
yohana zellin

Cu + NO3 —> Cu2 + H2O + NO2
0 +6 -2 0 +1 -2 +4 -2

3 10 2011
Diiahdioh

Ngebantu bgt pak,
makasi bnyk 😀

13 09 2011
Santo

bisa gk pak kasih contoh2 laen gitu …
soal nya blom ngerti bner ,,,
TQ

29 11 2011
nadira

saya juga blm ngert

5 08 2011
putra tidung

Thnks

21 03 2011
andrel

Thanks ya pak.
Sambilan internetan,sambilan belajar.

Gb.




%d blogger menyukai ini: