PENYETARAAN REAKSI REDOKS

2 11 2009

Penyetaraan reaksi redoks berarti menyamakan jumlah atom dan muatan masing-masing unsur pada pereaksi dengan jumlah atom dan muatan masing-masing unsur pada hasil reaksi. Artinya sebelum muatan dan jumlah atom di kedua ruas (pereaksi dan hasil reaksi) sama, maka reaksi masih belum setara.

Penyetaraan persamaan reaksi redoks dapat dilakukan dengan 2 cara, yaitu :

  • Cara Setengah Reaksi
  • Cara Perubahan Bilangan Oksidasi

Dengan kedua cara ini kita akan mendapatkan reaksi redoks yang setara. Jadi tidak ada perbedaan hasil diantara keduannya, tergantung anda, mana yang lebih dikuasai.

Baiklah sekarang mari kita bahas masing-masing cara menyetarakan reaksi redoks berikut ini :

1. CARA SETENGAH REAKSI

Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara setengah reaksi, yaitu dengan melihat elektron yang diterima atau dilepaskan. Penyetaraan dilakukan dengan menyamakan jumlah elektronnya. CARA INI DIUTAMAKAN UNTUK REAKSI DENGAN SUASANA REAKSI YANG TELAH DIKETAHUI.

Langkah-langkah penyetaraan :

Contoh : MnO4 + Cl –> Mn2+ + Cl2 (Asam)

1. Menuliskan setengah reaksi kedua zat yang akan direaksikan

MnO4 –> Mn2+

Cl –> Cl2

2. Menyetarakan jumlah atom unsur yang terlibat

MnO4 –> Mn2+

2Cl –> Cl2

3. Menambah H2O pada suasana Asam (pada yg kurang O) dan pada suasana Basa (pada yg kelebihan O)

MnO4 –> Mn2+ + 4H2O

2Cl –> Cl2

4. Menyetarakan atom Hidrogen (H) dengan menambah H+ pada suasana Asam dan OH pada susana basa

MnO4 + 8H+ –> Mn2+ + 4H2O

2Cl –> Cl2

5. Menyetarakan muatan dengan menambah elektron

MnO4 + 8H+ + 5e –> Mn2+ + 4H2O   [selisih elektron pereaksi (7) dan hasil reaksi (2)]

2Cl –> Cl2 + 2e [elektron pereaksi -2 maka di hasil reaksi harus ditambah 2e]

6. Menyamakan jumlah elektron yang diterima dengan yang dilepas dengan perkalian silang antar elektron (didapat dari penambahan jumlah elektron)

MnO4 + 8H+ + 5e –> Mn2+ + 4H2O    | x 2

2Cl –> Cl2 + 2e  | x 5

Hasilnya menjadi :

2MnO4 + 16H+ + 10e –> 2Mn2+ + 8H2O    

10Cl –> 5Cl2 + 10e

————————————————————

2MnO4 + 10Cl + 16H+ –> 2Mn2+ + 5Cl2 + 8H2O

Buktikan jumlah atom dan muatannya apakah sudah sama atau belum?…. 😉

2. CARA PERUBAHAN BILANGAN OKSIDASI

Penyetaraan persamaan reaksi redoks dengan cara perubahan bilangan oksidasi, dilakukan dengan melihat kecenderungan perubahan bilangan oksidasinya. Penyetaraan dilakukan dengan menyamakan perubahan bilangan oksidasi. PADA CARA INI SUASANA REAKSI UMUMNYA BELUM DIKETAHUI (AKAN DIKETAHUI DARI PERBEDAAN MUATAN PEREAKSI DAN HASIL REAKSI)

Langkah-langkah penyetaraan :

Contoh : Fe2+ + Cr2O72- –> Fe3+ + Cr3+

1. Menyetarakan unsur yang mengalami perubahan biloks

Fe2+ + Cr2O72- –> Fe3+ + 2Cr3+

  1. Menentukan biloks masing-masing unsur /senyawa

Fe2+ + Cr2O72- –> Fe3+ + 2Cr3+

2+       +12             3+        +6

2. Menentukan selisih perubahan biloks

Fe2+ –> Fe3+ [biloks naik (oksidasi) –> selisih +2 ke +3 adalah 1

Cr2O72- –> 2Cr3+ [biloks turun (reduksi) –> selisih +12 ke +6 adalah 6

3. Menyamakan perubahan biloks dengan perkalian silang

Fe x 6 –> setiap anda menemukan unsur Fe kalikan dengan 6

Cr x 1 –> setiap anda menemukan unsur Cr kalikan dengan 1

Sehingga reaksi diatas menjadi

6Fe2+ + Cr2O72- –> 6Fe3+ + 2Cr3+

4.  Menentukan muatan pereaksi dan hasil reaksi ( Jika muatan pereaksi lebih negatif/rendah maka ditambah H+ berarti suasana Asam. Jika muatan pereaksi lebih positif/tinggi,  maka ditambah OH berarti suasana basa.

6Fe2+ + Cr2O72- –> 6Fe3+ + 2Cr3+

+12 – 2 = +10 18+ 6 = +24

Artinya : muatan pereaksi lebih rendah, maka tambahkan H+ sebanyak selisih muatannya yaitu 24-10 = 14 dan diletakkan di tempat yang muatannya kurang. Sehingga reaksi menjadi

6Fe2+ + Cr2O72- + 14H+ –> 6Fe3+ + 2Cr3+

5. Menyetarakan Hidrogen dengan menambah H2O pada tempat yang belum ada oksigennya.

6Fe2+ + Cr2O72- + 14H+ –> 6Fe3+ + 2Cr3+ + 7H2O

LATIHAN :

Setarakan reaksi redoks berikut : MnO4 +ClO2 –> MnO2 + ClO4

Hasil jawaban anda dapat dikirim dengan Attact file MS-Word ke email : esdi_pangganti@yahoo.com

SELAMAT BELAJAR

Iklan

Aksi

Information

35 responses

18 12 2013
Reaksi redoks | Arinizeinexo

[…]  PENYETARAAN REAKSI REDOKS […]

25 09 2013
satrio

masih kurang paham sama penjelasannya,

2 09 2013
Addinul Fitri

sya msih krang paham mengenai mengenai 1/2 reaksi 😦

31 08 2013
krismaulanaaaaaaaaaaaaaa

terimakasih atas pemaparan nya pak ..alhamdulilahh memperjelas masalah saya dalam menghadapi soal yang belum diketahui suasananya. 🙂

22 07 2013
mpyogatama

makasih pak
semoga bermanfaat

27 06 2013
Shanta

makasih atas pnjelasan nya…
ini sangat m’bantu

5 12 2012
Rossnita Dewi

thank’s alot ya 😀

28 11 2012
Rifky

trima kasih..

21 11 2012
ARWITRA DINATA

terimakasih atas penjelasannya,,, smoga bermanfaat,, 🙂

21 10 2012
Rafidah Nur

soalnya itu tidak ada keterangan asam atau basa ??

21 12 2013
tina

Kalau tidak ada keterangan berarti suasana asam

7 10 2012
Nurul khairani

Terima kasih….
Ini sangat membantu…..:):)

6 10 2012
Sukarno Ali Ritonga

thanks pak

26 09 2012
Mhd fajri

Kalau soalnya FeS + NO3- -> Fe3+ + S + NO cemana thu pak,,,,!

24 09 2012
reza anarky

mantap!!!sangat mengerti!!

20 09 2012
Arif R.

Pak gimana klo menggunakan cara bilangan oksidasi untuk reaksi berikut pak:
As2S3 + K2CO3 + KNO3 –> K3AsO4 + K2SO4 + CO2 + NO.
saya kesusahan pak, mohon penjelasannya.
terima kasih

14 09 2012
rodi

terimakasih atas penjelasannya..

9 09 2012
Gatari Ridha

makasih ya.. pak ilmunya sangat bermanfaat bagi saya untuk belajar kimia nih..
sangat membantu sekali pak, sekali lg makasih 🙂

28 08 2012
Nuraisah Fitri R.Pardosi

penjelasan materinya mantap, dan ini dapat memotivasi saya untuk terus mengasah pikiran dalam mempelajari materi tentang reaksi redoks dan penyetaraan biloks…
jika saya ingin bertanya2 seputar kimia,, tolong bantu saya menjawabnya yha pak

1 08 2012
murid

untuk yg cara biloks apakah bisa dikerjakan dgn cara setengah reaksi ?

22 04 2012
Hafsoh Syahidah Hz

masih ga ngerti pak-_- terlalu sulit untuk saya mengerti. 😦

17 01 2012
amou

sangat bermanfaat!! saya jadi paham. terimakasih banyak bapak!!!

10 10 2011
desi umaya

terima kasih banyak pak infonya, materinya sangat berguna neh…

4 10 2011
rozdan

pak saya tahu jawaban nya….

H = 8
Mn = 1
Cl = 10
O = 4

22 09 2011
vovi anggara

trmksih bnyak pak,atas ilmu y,, contoh2 yg bpak brikan tersebut ,sangat mudah dimengerti,..

29 08 2011
qinqin

terima kasih pa,saya mau nanya bagaimana cara menyetarakan reaksi kalau dalam satu reaksi terdapat dua reaksi reduksi dan tidak ada reaksi oksidasi?

1 02 2011
ismanita

thanks pak 4 infonya
salam kenal

5 12 2010
anang budianto

pak saya mau bertanya , , , , reaksi antara logam besi dengan larutan nitrat Zn(NO3)2, Pb(NO3)2 dan NaNO3 itu akan dihasilkan Fe2+ atau Fe3+ , , , mengapa …???

4 12 2010
wisnu

makasi atas penjelasannya pak
semoga webnya makin luas di kenal orang.

17 10 2010
doni akbar

thaks b.pa…!!!!!

6 10 2010
herrisantomanik

thanks atas jawabannya..

12 10 2010
esdipangganti

sama-sama. silakan surfing terus…

22 09 2010
Pandita

Oke,,ne sngat mmbntu

16 09 2010
ANDRI KORNELIUS

materinya mantap pa,tingkatkan terus ya pa,kalo bisa di buat lebih menrik lagi tampilannya.di tambahin kartun-kartun lucu kayanya seru pa.heheheheheh.thanks ya pa…

5 02 2011
Fransisca

Thanks pak , atas infonya. Boleh tanya lagi nggak? Bagamanamenentukan zat-zat teroksidasi,tereduksi,oksidator, dan reduktor pada reaksi: MnO4 + FeS –> Mn2+ + Fe3+ S ….. thank
Pak..




%d blogger menyukai ini: