KONFIGURASI ELEKTRON BERDASARKAN KONSEP BILANGAN KUANTUM


Konfigurasi elektron menggambarkan penataan/susunan elektron dalam atom. Dalam menentukan konfigurasi elektron suatu atom, ada 3 aturan yang harus dipakai, yaitu : Aturan Aufbau, Aturan Pauli, dan Aturan Hund.

1. Aturan Aufbau

Pengisian orbital dimulai dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang tinggi. Elektron mempunyai kecenderungan akan menempati dulu subkulit yang energinya rendah. Besarnya tingkat energi dari suatu subkulit dapat diketahui dari bilangan kuantum utama (n) dan bilangan kuantum azimuth ( l ) dari orbital tersebut. Orbital dengan harga (n + l) lebih besar mempunyai tingkat energi yang lebih besar. Jika harga (n + l) sama, maka orbital yang harga n-nya lebih besar mempunyai tingkat energi yang lebih besar. Urutan energi dari yang paling rendah ke yang paling tinggi sebagaimana digaram yang dibuat oleh Mnemonik Moeler adalah sebagai berikut:

1s < 2s < 2p < 3s < 3p < 4s < 3d < 4p < 5s < 4d < 5p < 6s < 4f < 5d ….

DIAGRAM MNEMONIK MOOLER

2. Aturan Pauli (Eksklusi Pauli)

Aturan ini dikemukakan oleh Wolfgang Pauli pada tahun 1926. Yang menyatakan “Tidak boleh terdapat dua elektron dalam satu atom dengan empat bilangan kuantum yang sama”. Orbital yang sama akan mempunyai bilangan kuantum n, l, m, yang sama tetapi yang membedakan hanya bilangan kuantum spin (s). Dengan demikian, setiap orbital hanya dapat berisi 2 elektron dengan spin (arah putar) yang berlawanan. Jadi, satu orbital dapat ditempati maksimum oleh dua elektron, karena jika elektron ketiga dimasukkan maka akan memiliki spin yang sama dengan salah satu elektron sebelumnya.

Contoh :

Pada orbital 1s, akan ditempati oleh 2 elektron, yaitu :

Elektron Pertama à n=1, l=0, m=0, s= +½

Elektron Kedua à n=1, l=0, m=0, s= – ½

(Hal ini membuktikan bahwa walaupun kedua elektron mempunyai n,l dan m yang sama tetapi mempunyai spin yang berbeda)

3. Aturan Hund

Aturan ini dikemukakan oleh Friedrick Hund Tahun 1930. yang menyatakan “elektron-elektron dalam orbital-orbital suatu subkulit cenderung untuk tidak berpasangan”.

Elektron-elektron baru berpasangan apabila pada subkulit itu sudah tidak ada lagi orbital kosong.

Untuk menyatakan distribusi elektron-elektron pada orbital-orbital dalam suatu subkulit, konfigurasi elektron dituliskan dalam bentuk diagram orbital.

Suatu orbital digambarkan dalam bentuk kotak, sedangkan elektron yang menghuni orbital digambarkan dengan dua anak panah yang berlawanan arah. Jika orn=bital hanya mengandung satu elektron, maka anak panah yang ditulis mengarah ke atas.

Dalam menerapkan aturan hund, maka kita harus menuliskan arah panah ke atas terlebih dahulu pada semua kotak, baru kemudian diikuti dengan arah panah ke bawah jika masihterdapat elektron sisanya.

PRINSIP PENGGUNAAN ATURAN HUND

About these ads

31 comments on “KONFIGURASI ELEKTRON BERDASARKAN KONSEP BILANGAN KUANTUM

  1. Ping-balik: KONFIGURASI ELEKTRON BERDASARKAN KONSEP BILANGAN KUANTUM | rizalahsan94

  2. Ping-balik: TEORI ATOM & MEKANIKA KUANTUM | dianariwicaksono

  3. They offer you a referral agency because area for that you contact.
    For people who prefer to stay within this city for any
    bit longer timeframe, finding a comfortable extended hotel would be essential.

    This will help one to decide in case you should utilize phone, or use your individual cell
    phone.

  4. Ping-balik: Teori Atom Modern | chemistry lovers

  5. Almonds are a ideal balance of required protein
    and carbohydrate. Go inside this particular through a positive frame of mind and you will
    achieve your very own weight reduction goal, however because discussed you want to workout also.

    Like with some other Paleo dishes, adding the brand new ingredient
    or perhaps changing definitely one utilizing a assorted ingredient is
    the best solution in order to have a big pick of meals.
    The boring plate of scrambled eggs, or perhaps very good, fluffy and also sumptuous eggs that
    might render the really chefs within the world proud.

  6. The resulting images choose to be dreamy and romantic.
    These types of splendid moments want to be seized in the
    frame forever. A photographer should really by no means be around the hurry
    while capturing natural moments. Get your modelling position away the ground with Portrait Photography Surrey or perhaps portrait photography Farnborough
    and provide agencies with prime pictures utilized for promotional
    uses. Try using repeating items, particular pictures, or perhaps similarities
    to illustrate a point or artistic motif which you like.

  7. should you decide produce been obese for a role of everything your become pretty much used to the unfavorable comments so
    you actually internalise them, instead than disturbing in order
    to query them. When your undergo social anxiety it may be difficult in order to observe the larger visualize,
    as youre so reluctant in order to become about some
    other people you just like to break of every societal situation what kind of makes you awkward just as possible.
    Regardless of what form of career your use for requires one interview, created, and so you need to tackle the anxiety and
    additionally find the way to deal with all the condition
    to ensure that you could get through it and stay granted a job on end of
    all of it.

  8. Pak mau tanya…
    Bagaimana cara menentukan konfigurasi dari Argon yang no atomnya 18, menggunakan asas aufbau ?

    • itu seperti hujan, jadi tingkat energi terendah itu 1s, dan tertingi itu 7p.
      Ar = 1s2, 2s2, 2p6, 3s2, 3p6
      nah kalau urutan tingkat energi itu1s, 2s, 2p, 3s, 3p, 4s, 3d, 4p, 5s, 4d, 5p, dst

  9. pak, mengapa spin elektron yang ke22nya mengarah ke atas maupun ke bawah tidak bisa digunakan? jelaskan alasannya? mengapa dia menjadi tidak stabil dibanding spin dengan elektron yang mengarah keatas dan kebawah?

  10. pak,mengapa ada kejanggalan misalnya pada posisi orbital 3d yang mana energinya lebih besar daripada 4s?(jadi elektron menempati orbital 4s dulu sebelum 3d,kemudian 4p)

  11. Permisi mau tanya>>.
    suatu logam L bervalensi dua sebanyak 8 gram, dilarutkan dalam HCl berlebih sehingga terjadi 4,48 liter gas H2 (STP). Jika logam tsb mempunyai 20 neutron, maka letak logam tsb dalam sistem periodik unsur adalah….?
    TOLONG YACH CARA JAWABNYA>>>> mau ulangan soalnya,,,,

    • Dalam fisika atom dan kimia kuantum, konfigurasi elektron adalah susunan elektron-elektron pada sebuah atom, molekul, atau struktur fisik lainnya.[1] Sama seperti partikel elementer lainnya, elektron patuh pada hukum mekanika kuantum dan menampilkan sifat-sifat bak-partikel maupun bak-gelombang. Secara formal, keadaan kuantum elektron tertentu ditentukan oleh fungsi gelombangnya, yaitu sebuah fungsi ruang dan waktu yang bernilai kompleks. Menurut interpretasi mekanika kuantum Copenhagen, posisi sebuah elektron tidak bisa ditentukan kecuali setelah adanya aksi pengukuran yang menyebabkannya untuk bisa dideteksi. Probabilitas aksi pengukuran akan mendeteksi sebuah elektron pada titik tertentu pada ruang adalah proporsional terhadap kuadrat nilai absolut fungsi gelombang pada titik tersebut.

      Elektron-elektron dapat berpindah dari satu aras energi ke aras energi yang lainnya dengan emisi atau absorpsi kuantum energi dalam bentuk foton. Oleh karena asas larangan Pauli, tidak boleh ada lebih dari dua elektron yang dapat menempati sebuah orbital atom, sehingga elektron hanya akan meloncat dari satu orbital ke orbital yang lainnya hanya jika terdapat kekosongan di dalamnya.

      Pengetahuan atas konfigurasi elektron atom-atom sangat berguna dalam membantu pemahaman struktur tabel periodik unsur-unsur. Konsep ini juga berguna dalam menjelaskan ikatan kimia yang menjaga atom-atom tetap bersama.
      Konfigurasi elektron yang pertama kali dipikirkan adalah berdasarkan pada model atom model Bohr. Adalah umum membicarakan kelopak maupun subkelopak walaupun sudah terdapat kemajuan dalam pemahaman sifat-sifat mekania kuantum elektron. Berdasarkan asas larangan Pauli, sebuah orbital hanya dapat menampung maksimal dua elektron. Namun pada kasus-kasus tertentu, terdapat beberapa orbital yang memiliki aras energi yang sama (dikatakan berdegenerasi), dan orbital-orbital ini dihitung bersama dalam konfigurasi elektron.

      Kelopak elektron merupakan sekumpulan orbital-orbital atom yang memiliki bilangan kuantum utama n yang sama, sehingga orbital 3s, orbital-orbital 3p, dan orbital-orbital 3d semuanya merupakan bagian dari kelopak ketiga. Sebuah kelopak elektron dapat menampung 2n2 elektron; kelopak pertama dapat menampung 2 elektron, kelopak kedua 8 elektron, dan kelopak ketiga 18 elektron, demikian seterusnya.

      Subkelopak elektron merupakan sekelompok orbital-orbital yang mempunyai label orbital yang sama, yakni yang memiliki nilai n dan l yang sama. Sehingga tiga orbital 2p membentuk satu subkelopak, yang dapat menampung enam elektron. Jumlah elektron yang dapat ditampung pada sebuah subkelopak berjumlah 2(2l+1); sehingga subkelopak “s” dapat menampung 2 elektron, subkelopak “p” 6 elektron, subkelopak “d” 10 elektron, dan subkelopak “f” 14 elektron.

      Jumlah elektron yang dapat menduduki setiap kelopak dan subkelopak berasal dari persamaan mekanika kuantum, terutama asas larangan Pauli yang menyatakan bahwa tidak ada dua elektron dalam satu atom yang bisa mempunyai nilai yang sama pada keempat bilangan kuantumnya.

  12. mau tanya pak nilai bilangan ke-4 bilangan kuantum (n, l, m, dan s), misalnya dari elektron ke-23 adalah jawaban ke :
    1. n=4, l=0, m=0, s=-1/2 atau
    2. n=3, l=2, m=0, s=+1/2
    3. atau jawaban yang lain pak….?

    terimakasih jika bapak membantu

  13. @Elita : Elektron mengisi dari orbital pada tingkat energi rendah ( dekat dengan nukleus ) sebelum mengisi pada orbital pada tingkat yang lebih tinggi. Ketika dihadapkan pada orbital yang berada pada energi yang sama, elektron akan mengisi orbital yang kosong dahulu.
    Kita akan menemui kejanggalan pada posisi orbital 3d. Orbital ini berada pada tingkat energi yang lebih tinggi daripada 4s – jadi elektron akan menempati orbital 4s lebih dahulu sebelum menempati orbital 3d dan baru kemudian 4p. Kejanggalan berikutnya akan kita temui pada tingkat energi yang lebih tinggi lagi, sebagai contoh, di mana terjadi penindihan tingkat energi yang mengakibatkan orbital 4f akan terisi setelah orbital 6s.
    Akan saya buatkan tulisan khsusu untuk Elita,… waiting…

  14. mlam…saya ad prtanyaan nii pk,,knpa tgkat energi 4s lebih rendah dari pada 3d,,bgtu jga untuk 5s dan 4d,,?
    saya ksulitan dlam mnjawab soal ini,,,mksii sblum nya…:)

  15. Selamat malam,,,,,,,!!!! aq tertarik sekali dngan tulisan in,,,,, so aq lagi buat proposal nhy,,,, menyangkut materi in,,,, tp media yg aq butuhkan,,,,, masih sulit ????? bisa tidak bapa bantu aq, ntuk solusinya aja,,,,, dangke sebelumnya,,!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s